Blog

Kesalahan Umum Perusahaan Saat Memilih Merchandise Kantor

Kesalahan Umum Perusahaan Saat Memilih Merchandise Kantor

Merchandise kantor sering digunakan sebagai alat branding yang efektif. Namun, tidak sedikit perusahaan yang melakukan kesalahan saat memilih produk, sehingga merchandise yang sudah diproduksi justru jarang digunakan, kurang menarik, atau bahkan tidak memberikan dampak apa pun terhadap citra perusahaan.

Agar investasi pada merchandise tidak terbuang sia-sia, penting bagi perusahaan untuk memahami kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi dalam proses pemilihan souvenir atau merchandise kantor.

Souvenir sebagai Sarana Membangun Hubungan Jangka Panjang dengan Brand

Terlalu Fokus pada Harga Murah

Banyak perusahaan memilih merchandise hanya berdasarkan harga paling murah tanpa mempertimbangkan kualitas. Akibatnya, produk cepat rusak dan meninggalkan kesan negatif.

Memilih Produk yang Tidak Dibutuhkan Penerima

Produk yang tidak relevan dengan aktivitas sehari-hari penerima cenderung disimpan atau dibuang.

Desain Logo Terlalu Besar dan Mencolok

Logo yang terlalu besar membuat merchandise terlihat seperti media promosi murahan sehingga penerima enggan menggunakannya.

Tidak Memperhatikan Kualitas Material

Material yang tipis, mudah pudar, atau tidak nyaman digunakan akan menurunkan nilai merchandise.

Tidak Memikirkan Kemasan

Kemasan yang asal-asalan membuat merchandise terlihat kurang bernilai meskipun produknya bagus.

Tidak Menyesuaikan dengan Target Penerima

Merchandise untuk karyawan, klien, dan peserta event seharusnya dibedakan.

Kesimpulan

Kesalahan dalam memilih merchandise kantor dapat mengurangi efektivitas branding perusahaan. Dengan memperhatikan kualitas, fungsi, desain, dan kemasan, perusahaan dapat memastikan merchandise yang diberikan benar-benar digunakan dan memberikan kesan positif.