Blog
Tips Memilih Merchandise Kantor yang Sesuai dengan Karakter Brand
Tips Memilih Merchandise Kantor yang Sesuai dengan Karakter Brand
Setiap perusahaan memiliki karakter brand yang berbeda. Ada perusahaan yang ingin terlihat modern dan minimalis, ada yang mengutamakan kesan profesional, sementara perusahaan lainnya ingin menampilkan citra yang kreatif dan ramah lingkungan.
Perbedaan karakter tersebut sebaiknya juga dipertimbangkan ketika memilih merchandise kantor.
Merchandise bukan hanya barang yang diberikan kepada pelanggan atau karyawan. Produk tersebut juga dapat menjadi bagian dari identitas perusahaan. Karena itu, jenis produk, warna, desain, material, hingga kemasan perlu disesuaikan dengan karakter brand.
Dengan pemilihan yang tepat, merchandise akan terlihat lebih relevan dan dapat membantu memperkuat citra perusahaan.
Mengapa Karakter Brand Penting dalam Memilih Merchandise?
Merchandise yang baik seharusnya memiliki hubungan dengan brand yang diwakilinya.
Bayangkan sebuah perusahaan dengan identitas premium memberikan souvenir dengan desain yang terlihat terlalu sederhana atau kualitas produk yang kurang sesuai. Kesan yang muncul bisa berbeda dari citra yang ingin dibangun.
Sebaliknya, merchandise dengan desain dan kualitas yang sesuai akan membuat identitas perusahaan terlihat lebih konsisten.
Karena itu, sebelum memilih produk, perusahaan sebaiknya memahami terlebih dahulu karakter brand yang ingin ditampilkan.
Tentukan Karakter Brand Perusahaan
Langkah pertama adalah menentukan bagaimana perusahaan ingin dikenal oleh pelanggan.
Beberapa karakter brand yang umum antara lain:
- Profesional.
- Premium.
- Modern.
- Minimalis.
- Kreatif.
- Ramah lingkungan.
- Fun dan casual.
- Teknologi.
- Elegan.
Setelah karakter tersebut ditentukan, pilihan merchandise dapat disesuaikan.
Merchandise untuk Brand yang Profesional
Perusahaan yang ingin menampilkan kesan profesional dapat memilih merchandise dengan desain sederhana dan elegan.
Beberapa pilihan yang dapat digunakan antara lain notebook, pulpen metal, tumbler premium, card holder, atau gift set.
Warna seperti hitam, putih, abu-abu, navy, atau warna brand yang lebih formal dapat digunakan sebagai dasar desain.
Logo juga sebaiknya tidak dibuat terlalu besar. Penempatan yang proporsional akan membuat merchandise terlihat lebih profesional.
Contoh Paket
Perusahaan dapat membuat paket berisi:
- Notebook.
- Pulpen metal.
- Tumbler.
- Hardbox custom.
Paket seperti ini dapat diberikan kepada klien, partner bisnis, atau tamu perusahaan.
Merchandise untuk Brand Premium
Brand premium membutuhkan perhatian lebih pada material, finishing, dan kemasan.
Produk yang dipilih tidak harus memiliki banyak elemen branding. Justru desain minimalis sering kali lebih sesuai untuk menampilkan kesan eksklusif.
Tumbler premium, notebook berkualitas, pulpen metal, card holder, atau gift set dengan hardbox dapat dipertimbangkan.
Selain produknya, kualitas kemasan juga perlu diperhatikan.
Hardbox dengan desain yang rapi dapat meningkatkan pengalaman ketika penerima membuka hadiah.
Merchandise untuk Brand Modern dan Minimalis
Brand modern biasanya identik dengan desain yang sederhana, bersih, dan tidak terlalu banyak ornamen.
Karakter tersebut dapat diterapkan pada merchandise.
Tumbler dengan bentuk minimalis, notebook dengan cover polos, tote bag sederhana, atau pulpen dengan desain clean dapat menjadi pilihan.
Gunakan logo secukupnya dan hindari terlalu banyak tulisan.
Warna merchandise juga sebaiknya disesuaikan dengan identitas visual perusahaan.
Merchandise untuk Brand Kreatif
Perusahaan yang memiliki karakter kreatif dapat menggunakan merchandise dengan desain yang lebih berani.
Warna, ilustrasi, typography, atau bentuk produk dapat dibuat lebih menarik.
Tote bag, notebook, mug, tumbler, pouch, dan berbagai merchandise custom lainnya dapat dikembangkan menggunakan konsep visual yang unik.
Namun, kreativitas tetap perlu mempertahankan identitas brand.
Jangan sampai desain terlalu ramai sehingga logo dan karakter perusahaan justru sulit dikenali.
Merchandise untuk Brand Ramah Lingkungan
Jika perusahaan memiliki positioning yang berkaitan dengan keberlanjutan, pemilihan material merchandise menjadi hal penting.
Beberapa produk yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- Tumbler reusable.
- Tote bag.
- Notebook berbahan recycle.
- Produk berbahan kayu.
- Pulpen dengan material tertentu yang lebih sesuai dengan konsep eco-friendly.
Selain produk, kemasan juga dapat dibuat lebih sederhana untuk mendukung konsep yang ingin ditampilkan.
Dengan begitu, pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan dapat terlihat secara konsisten.
Merchandise untuk Brand Teknologi
Perusahaan teknologi dapat memilih merchandise yang memiliki hubungan dengan aktivitas digital.
Flashdisk, power bank, travel plug, Bluetooth speaker, mouse pad, tumbler, atau aksesori gadget dapat menjadi pilihan.
Produk tersebut dapat dikombinasikan dengan desain minimalis agar sesuai dengan karakter industri teknologi.
Logo perusahaan dapat ditempatkan secara sederhana pada produk sehingga tetap terlihat modern.
Merchandise untuk Brand Casual dan Fun
Tidak semua perusahaan membutuhkan merchandise dengan tampilan formal.
Brand yang memiliki karakter casual dapat menggunakan produk seperti kaos, topi, tote bag, tumbler, mug, atau pouch.
Warna yang lebih cerah dan desain yang playful dapat digunakan selama masih sesuai dengan identitas perusahaan.
Jenis merchandise seperti ini cocok untuk kegiatan internal, employee gathering, event komunitas, maupun kampanye brand yang memiliki suasana santai.
Pilih Merchandise Berdasarkan Target Penerima
Selain karakter brand, siapa yang akan menerima merchandise juga perlu diperhatikan.
Merchandise untuk karyawan dapat berbeda dengan merchandise untuk klien.
Untuk karyawan, produk yang digunakan sehari-hari seperti tumbler, notebook, tote bag, atau payung dapat menjadi pilihan.
Untuk klien dan partner bisnis, perusahaan dapat mempertimbangkan produk dengan tampilan yang lebih premium.
Sedangkan untuk event dengan jumlah peserta besar, produk yang praktis dan ekonomis dapat dipilih.
Sesuaikan dengan Tujuan Pemberian
Merchandise juga sebaiknya dipilih berdasarkan tujuan penggunaannya.
Jika tujuannya untuk meningkatkan brand awareness, pilih produk yang sering digunakan dan memiliki area branding yang cukup terlihat.
Jika tujuannya memberikan apresiasi kepada pelanggan, produk dengan kualitas lebih tinggi dapat dipertimbangkan.
Sementara itu, jika merchandise digunakan untuk seminar atau pameran, produk yang mudah dibawa dan dibagikan dalam jumlah besar akan lebih praktis.
Jangan Hanya Memilih Berdasarkan Harga
Harga memang penting dalam menentukan merchandise. Namun, keputusan sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga paling murah.
Pertimbangkan juga kualitas bahan, fungsi, desain, hasil cetak, kemasan, dan kesesuaian dengan brand.
Merchandise yang sedikit lebih mahal tetapi digunakan berulang kali dapat memberikan manfaat yang lebih panjang dibandingkan produk murah yang jarang digunakan.
Karena itu, perusahaan perlu melihat merchandise sebagai bagian dari investasi branding.
Perhatikan Teknik Custom Logo
Setiap jenis material membutuhkan teknik branding yang berbeda.
Logo dapat diaplikasikan melalui sablon, printing, engraving, bordir, laser, atau metode lainnya sesuai dengan produk.
Pemilihan teknik custom akan memengaruhi tampilan akhir merchandise.
Karena itu, perusahaan sebaiknya mendiskusikan teknik branding dengan supplier sebelum produksi.
Pastikan ukuran logo, posisi, warna, dan hasil akhirnya sudah disetujui sebelum produksi massal.
Buat Desain yang Konsisten
Jika perusahaan memesan beberapa jenis merchandise sekaligus, sebaiknya seluruh produk menggunakan konsep visual yang konsisten.
Misalnya, tumbler, notebook, pulpen, dan tote bag menggunakan warna brand yang sama.
Tidak berarti semua produk harus memiliki desain yang identik. Yang penting adalah terdapat elemen visual yang menghubungkan seluruh produk.
Dengan cara tersebut, merchandise akan terlihat seperti satu koleksi dan bukan kumpulan produk yang dibuat secara terpisah.
Perhatikan Kemasan
Kemasan juga menjadi bagian dari identitas brand.
Untuk merchandise standar, goodie bag atau tote bag dapat digunakan.
Untuk hadiah premium, perusahaan dapat menggunakan hardbox dengan desain custom.
Kemasan yang baik dapat meningkatkan kesan ketika merchandise pertama kali diterima.
Jika diperlukan, kartu ucapan atau informasi singkat mengenai perusahaan dapat ditambahkan.
Pilih Supplier yang Memahami Kebutuhan Brand
Supplier merchandise yang baik tidak hanya menyediakan produk. Mereka juga perlu memahami spesifikasi dan kebutuhan branding perusahaan.
Sebelum memesan, sampaikan karakter brand, target penerima, jumlah produk, budget, serta konsep desain.
Supplier kemudian dapat membantu memberikan pilihan produk yang sesuai.
Jika memungkinkan, mintalah sampel sebelum melakukan produksi dalam jumlah besar.
Kesimpulan
Memilih merchandise kantor yang sesuai dengan karakter brand membutuhkan lebih dari sekadar menentukan produk dan harga.
Perusahaan perlu mempertimbangkan karakter brand, target penerima, tujuan pemberian, kualitas produk, desain, teknik custom logo, hingga kemasan.
Brand profesional dapat menggunakan merchandise dengan desain elegan. Brand modern dapat memilih produk minimalis. Sementara itu, brand kreatif dapat menggunakan desain yang lebih berani dan menarik.
Dengan pemilihan yang tepat, merchandise dapat menjadi bagian dari identitas perusahaan sekaligus media branding yang digunakan dalam jangka panjang.
Karena itu, sebelum melakukan pemesanan, pastikan setiap produk yang dipilih benar-benar mewakili karakter dan nilai perusahaan.