Blog
Cara Menentukan Budget Merchandise Kantor agar Promosi Lebih Efektif
Cara Menentukan Budget Merchandise Kantor agar Promosi Lebih Efektif
Merchandise kantor dapat menjadi salah satu media promosi yang membantu perusahaan memperkenalkan brand kepada pelanggan, karyawan, maupun partner bisnis. Namun, sebelum melakukan pemesanan, perusahaan perlu menentukan budget merchandise kantor dengan tepat.
Penentuan budget tidak hanya berkaitan dengan harga produk. Jumlah penerima, jenis merchandise, kualitas bahan, desain, custom logo, kemasan, hingga biaya pengiriman juga perlu diperhitungkan.
Dengan perencanaan yang baik, perusahaan dapat memperoleh merchandise yang sesuai kebutuhan tanpa membuat anggaran promosi menjadi berlebihan.
Mengapa Budget Merchandise Kantor Perlu Direncanakan?
Setiap perusahaan memiliki anggaran yang berbeda. Karena itu, pemilihan merchandise sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan dan tujuan perusahaan.
Tanpa perencanaan, perusahaan dapat memilih produk yang terlalu mahal atau justru membeli merchandise dengan kualitas yang kurang sesuai.
Budget yang sudah ditentukan sejak awal akan membantu proses pemilihan produk menjadi lebih terarah.
Selain itu, supplier juga dapat memberikan rekomendasi berdasarkan jumlah pesanan dan kisaran anggaran yang tersedia.
Tentukan Tujuan Merchandise Terlebih Dahulu
Sebelum menghitung biaya, tentukan tujuan penggunaan merchandise.
Merchandise untuk seminar tentu memiliki kebutuhan yang berbeda dengan corporate gift untuk partner bisnis.
Beberapa kebutuhan yang umum antara lain:
- Promosi perusahaan
- Seminar dan workshop
- Pameran atau exhibition
- Gathering karyawan
- Anniversary perusahaan
- Hadiah pelanggan
- Corporate gift
- Apresiasi karyawan
- Welcome kit karyawan
Tujuan tersebut akan membantu menentukan jenis dan kualitas produk yang tepat.
Hitung Jumlah Penerima
Jumlah penerima merupakan salah satu faktor terbesar dalam menentukan budget merchandise.
Semakin banyak produk yang dipesan, semakin besar total anggaran yang perlu disiapkan. Namun, pemesanan dalam jumlah besar juga memungkinkan perusahaan mendapatkan harga satuan yang lebih kompetitif, tergantung produk dan supplier.
Misalnya, kebutuhan merchandise untuk 50 orang tentu memiliki perhitungan yang berbeda dengan kebutuhan untuk 500 atau 1.000 orang.
Karena itu, jumlah penerima sebaiknya sudah dipastikan sebelum meminta penawaran harga dari supplier.
Tentukan Kisaran Harga per Produk
Setelah jumlah penerima diketahui, tentukan kisaran harga yang dapat dialokasikan untuk satu merchandise.
Tidak semua penerima harus mendapatkan produk dengan harga yang sama.
Perusahaan dapat membagi merchandise berdasarkan kelompok penerima.
Merchandise untuk Peserta Event
Untuk peserta seminar atau event dengan jumlah besar, produk dengan harga lebih terjangkau dapat dipilih.
Pulpen, notebook, tote bag, atau merchandise sederhana lainnya dapat menjadi pilihan.
Merchandise untuk Karyawan
Untuk karyawan, perusahaan dapat memilih produk yang memiliki fungsi dalam aktivitas sehari-hari.
Tumbler, notebook, payung, tote bag, atau gift set dapat digunakan sebagai bentuk apresiasi.
Corporate Gift untuk Klien
Untuk pelanggan penting atau partner bisnis, merchandise dengan kualitas lebih premium dapat dipertimbangkan.
Tumbler premium, gift set, pulpen metal, atau paket merchandise dengan hardbox dapat memberikan kesan yang lebih eksklusif.
Jangan Hanya Memilih Berdasarkan Harga
Harga memang menjadi faktor penting, tetapi bukan satu-satunya pertimbangan.
Merchandise dengan harga paling murah belum tentu menghasilkan nilai terbaik.
Jika kualitas produk rendah dan akhirnya tidak digunakan, fungsi merchandise sebagai media branding juga menjadi kurang maksimal.
Sebaliknya, produk yang memiliki kualitas baik dan digunakan berulang kali dapat memberikan manfaat branding dalam waktu lebih panjang.
Karena itu, pertimbangkan keseimbangan antara harga, kualitas, fungsi, dan tampilan.
Perhitungkan Biaya Custom Logo
Dalam pemesanan merchandise kantor, harga produk dan biaya branding dapat menjadi dua komponen yang berbeda.
Custom logo dapat dilakukan menggunakan berbagai teknik, tergantung bahan dan jenis produk.
Beberapa teknik branding yang umum digunakan antara lain:
- Printing
- Laser engraving
- Bordir
- Emboss
- Sablon
Setiap teknik dapat menghasilkan tampilan yang berbeda. Karena itu, perusahaan sebaiknya mendiskusikan pilihan branding dengan supplier sebelum produksi.
Pastikan juga ukuran dan posisi logo sudah disetujui sebelum produksi massal.
Pertimbangkan Kemasan
Kemasan juga perlu dimasukkan ke dalam perencanaan budget.
Untuk merchandise sederhana, kemasan standar mungkin sudah mencukupi. Namun, untuk hadiah perusahaan yang ditujukan kepada pelanggan atau partner bisnis, kemasan premium dapat memberikan nilai tambahan.
Gift set dengan hardbox custom, misalnya, akan terlihat lebih eksklusif dibandingkan produk yang diberikan tanpa kemasan khusus.
Dengan begitu, budget dapat dibagi berdasarkan kebutuhan produk dan pengalaman penerima.
Buat Beberapa Pilihan Paket Merchandise
Jika perusahaan masih bingung menentukan produk, buat beberapa alternatif paket.
Contohnya:
Paket Ekonomis
Pulpen + notebook atau tote bag.
Paket Menengah
Tumbler + notebook + pulpen.
Paket Premium
Tumbler premium + notebook + pulpen metal + hardbox.
Dengan membuat beberapa pilihan, perusahaan dapat lebih mudah membandingkan harga dan manfaat setiap paket.
Bandingkan Penawaran dari Supplier
Setelah menentukan spesifikasi, perusahaan dapat meminta penawaran dari supplier merchandise kantor.
Namun, jangan hanya membandingkan harga akhir.
Periksa juga apa saja yang sudah termasuk dalam penawaran tersebut.
Pastikan beberapa komponen seperti custom logo, kemasan, dan pengiriman sudah jelas. Dengan demikian, perusahaan dapat membandingkan penawaran secara lebih objektif.
Supplier yang memberikan harga sedikit lebih tinggi belum tentu lebih mahal jika kualitas produk dan layanan yang diberikan juga lebih baik.
Sisihkan Anggaran untuk Biaya Tambahan
Dalam menentukan budget, sebaiknya jangan menggunakan seluruh anggaran hanya untuk membeli produk.
Sisihkan sebagian dana untuk kebutuhan lain yang mungkin muncul, seperti:
- Biaya desain
- Custom logo
- Kemasan
- Pengiriman
- Produk tambahan
- Perubahan spesifikasi
Dengan adanya cadangan anggaran, perusahaan akan lebih siap apabila terdapat kebutuhan tambahan selama proses pemesanan.
Pesan Lebih Awal agar Lebih Fleksibel
Perencanaan budget juga sebaiknya dilakukan bersamaan dengan perencanaan waktu.
Pemesanan yang dilakukan terlalu dekat dengan tanggal acara dapat membuat perusahaan memiliki pilihan produk yang lebih terbatas.
Sebaliknya, jika merchandise dipersiapkan lebih awal, perusahaan memiliki waktu untuk membandingkan produk, meminta sample, melakukan revisi desain, dan memilih supplier.
Waktu yang lebih panjang juga membuat proses pengadaan dapat dilakukan dengan lebih terencana.
Pilih Merchandise yang Memberikan Nilai Branding
Budget merchandise sebaiknya tidak hanya dilihat dari jumlah barang yang berhasil dibeli.
Pertimbangkan juga seberapa besar nilai branding yang dapat diberikan oleh produk tersebut.
Misalnya, perusahaan harus memilih antara membeli produk murah dalam jumlah sangat banyak atau memilih produk yang sedikit lebih berkualitas tetapi kemungkinan penggunaannya lebih tinggi.
Produk yang sering digunakan dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi logo perusahaan untuk terlihat.
Karena itu, merchandise yang tepat bukan selalu yang paling murah, tetapi yang memberikan nilai terbaik sesuai tujuan perusahaan.
Kesimpulan
Menentukan budget merchandise kantor membutuhkan perencanaan yang mempertimbangkan banyak faktor.
Mulailah dengan menentukan tujuan penggunaan, jumlah penerima, jenis merchandise, harga per produk, biaya custom logo, kemasan, dan pengiriman.
Selanjutnya, bandingkan beberapa pilihan produk dan supplier agar perusahaan dapat menemukan kombinasi terbaik antara harga dan kualitas.
Tumbler, notebook, pulpen, tote bag, gift set, hingga berbagai produk custom lainnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
Dengan budget yang direncanakan secara matang, merchandise kantor dapat menjadi media promosi yang lebih efektif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi penerimanya.
Pada akhirnya, investasi pada merchandise bukan hanya tentang berapa banyak produk yang dibeli. Yang lebih penting adalah bagaimana produk tersebut dapat membantu memperkuat identitas perusahaan dan menciptakan pengalaman positif bagi orang yang menerimanya.