Blog

Merchandise Kantor sebagai Sales Kit untuk Mendukung Aktivitas Marketing

Merchandise Kantor sebagai Sales Kit untuk Mendukung Aktivitas Marketing

Tim marketing dan sales membutuhkan berbagai perlengkapan untuk mendukung aktivitas promosi dan komunikasi dengan calon pelanggan. Selain company profile, katalog, brosur, dan materi presentasi, perusahaan juga dapat menggunakan merchandise kantor sebagai sales kit.

Sales kit yang dilengkapi merchandise dapat memberikan pengalaman yang lebih lengkap saat perusahaan melakukan presentasi, kunjungan klien, pameran, business meeting, maupun kegiatan promosi lainnya.

Merchandise yang dipilih juga tidak harus mahal. Produk sederhana seperti pulpen, notebook, tote bag, atau tumbler dapat menjadi bagian dari sales kit selama memiliki fungsi dan branding yang sesuai.

Apa Itu Sales Kit Perusahaan?

Sales kit adalah kumpulan perlengkapan yang digunakan oleh tim sales atau marketing untuk mendukung aktivitas penjualan dan komunikasi dengan calon pelanggan.

Isi sales kit dapat berbeda-beda tergantung jenis bisnis dan kebutuhan perusahaan.

Beberapa contohnya adalah:

  • Company profile
  • Brosur
  • Katalog produk
  • Proposal
  • Kartu nama
  • Price list
  • Sampel produk
  • Notebook
  • Pulpen
  • Tumbler
  • Tote bag
  • Merchandise lainnya

Dengan adanya sales kit, tim marketing memiliki perlengkapan yang lebih terorganisir ketika bertemu dengan calon pelanggan.

Mengapa Merchandise Cocok Menjadi Bagian dari Sales Kit?

Merchandise memiliki fungsi yang berbeda dari brosur atau proposal.

Brosur memberikan informasi mengenai produk, sedangkan merchandise dapat menjadi benda yang digunakan setelah pertemuan selesai.

Misalnya, seorang sales memberikan notebook kepada calon klien. Notebook tersebut dapat digunakan untuk mencatat hasil meeting atau pekerjaan sehari-hari.

Logo perusahaan yang terdapat pada notebook kemudian tetap terlihat selama produk digunakan.

Dengan demikian, merchandise dapat melengkapi fungsi sales kit sekaligus mendukung aktivitas branding.

Manfaat Merchandise sebagai Sales Kit

1. Membantu Memperkuat Brand Awareness

Logo yang terdapat pada merchandise dapat menjadi pengingat terhadap perusahaan.

Terlebih jika produk digunakan secara rutin.

Tumbler, notebook, pulpen, dan tote bag merupakan beberapa contoh merchandise yang berpotensi digunakan berulang kali.

Semakin sering digunakan, semakin sering pula identitas brand terlihat.

2. Membuat Sales Kit Lebih Menarik

Sales kit yang hanya berisi dokumen terkadang terlihat terlalu formal.

Penambahan merchandise dapat membuat paket menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan sisi profesional.

Misalnya, company profile dapat dikombinasikan dengan notebook dan pulpen dalam satu tote bag custom.

Hasilnya, sales kit terlihat lebih lengkap dan praktis.

3. Memberikan Nilai Tambah bagi Calon Klien

Merchandise yang bermanfaat dapat memberikan nilai tambah bagi penerima.

Namun, perusahaan tetap perlu memilih produk berdasarkan kebutuhan dan karakter target market.

Produk yang berguna biasanya lebih mudah diterima karena dapat langsung digunakan.

4. Mendukung Aktivitas Promosi

Sales kit dapat digunakan dalam berbagai kegiatan marketing.

Contohnya:

  • Kunjungan klien
  • Presentasi produk
  • Pameran
  • Business meeting
  • Networking event
  • Product launching
  • Customer visit
  • Business matching

Dengan begitu, satu konsep sales kit dapat digunakan untuk beberapa aktivitas perusahaan.

Ide Merchandise untuk Sales Kit

Ada banyak produk yang dapat digunakan sebagai bagian dari sales kit. Pilihannya dapat disesuaikan dengan jenis bisnis, target market, dan budget.

1. Notebook Custom

Notebook merupakan salah satu produk yang praktis untuk sales kit.

Calon pelanggan dapat menggunakannya untuk mencatat informasi ketika meeting berlangsung.

Logo perusahaan dapat ditempatkan pada cover dengan ukuran yang proporsional.

Untuk kebutuhan corporate, notebook dengan desain minimalis biasanya lebih mudah dipadukan dengan materi marketing lainnya.

2. Pulpen Custom

Pulpen merupakan merchandise berukuran kecil yang mudah dimasukkan ke dalam sales kit.

Produk ini juga memiliki fungsi yang jelas dalam aktivitas meeting.

Untuk memberikan kesan lebih profesional, perusahaan dapat menggunakan pulpen metal dengan branding logo.

3. Tumbler Custom

Tumbler dapat digunakan sebagai merchandise yang memiliki nilai guna cukup tinggi.

Selain diberikan kepada calon pelanggan, tumbler juga dapat digunakan untuk kegiatan internal maupun corporate event.

Untuk sales kit premium, tumbler stainless dapat dipadukan dengan notebook dan pulpen dalam satu gift set.

4. Tote Bag Custom

Tote bag dapat berfungsi sebagai wadah untuk seluruh isi sales kit.

Company profile, katalog, notebook, pulpen, dan merchandise lainnya dapat dimasukkan ke dalam satu tas.

Dengan demikian, tote bag bukan hanya merchandise, tetapi juga menjadi bagian dari packaging.

5. Flashdisk

Flashdisk dapat digunakan ketika perusahaan sering memberikan materi digital kepada calon pelanggan.

Misalnya:

  • Company profile digital
  • Katalog
  • Proposal
  • Presentasi
  • Product information

Namun, perusahaan juga dapat mempertimbangkan media digital lainnya jika dokumen sering diperbarui.

6. Card Holder

Card holder cocok digunakan dalam lingkungan bisnis karena berkaitan dengan kartu identitas atau kartu nama.

Produk ini dapat menjadi pilihan untuk sales kit yang ditujukan kepada klien atau partner bisnis.

Material dan desain dapat disesuaikan dengan positioning perusahaan.

7. Gift Set

Jika perusahaan ingin membuat sales kit dengan tampilan lebih eksklusif, beberapa merchandise dapat dikombinasikan menjadi gift set.

Contohnya:

Notebook + pulpen + tumbler

atau

Notebook + pulpen + card holder

Seluruh produk dapat ditempatkan dalam hardbox atau gift box custom.

Sesuaikan Sales Kit dengan Target Market

Tidak semua calon pelanggan membutuhkan sales kit yang sama.

Karena itu, perusahaan sebaiknya melakukan segmentasi.

Sales Kit untuk Perusahaan

Jika target market adalah perusahaan, produk seperti notebook, pulpen metal, tumbler, card holder, atau gift set dapat menjadi pilihan.

Desain sebaiknya menggunakan branding yang profesional dan tidak terlalu ramai.

Sales Kit untuk UMKM

Untuk target UMKM, perusahaan dapat menggunakan merchandise yang lebih sederhana dan efisien dari sisi budget.

Notebook, pulpen, tote bag, atau tumbler dapat menjadi pilihan.

Sales Kit untuk Event

Sales kit yang dibagikan di event perlu mempertimbangkan jumlah penerima.

Jika jumlah peserta banyak, produk yang praktis dan mudah diproduksi dalam jumlah besar dapat menjadi pilihan.

Tote bag, pulpen, notebook, dan produk promosi lainnya dapat disesuaikan dengan anggaran.

Buat Identitas Visual yang Konsisten

Salah satu hal penting dalam membuat sales kit adalah menjaga konsistensi branding.

Logo, warna, font, dan elemen visual sebaiknya memiliki tampilan yang selaras.

Misalnya, jika perusahaan menggunakan warna biru sebagai identitas brand, warna tersebut dapat digunakan pada:

  • Tote bag
  • Notebook
  • Pulpen
  • Packaging
  • Kartu ucapan
  • Company profile

Konsistensi visual membuat seluruh isi sales kit terlihat sebagai satu kesatuan.

Jangan Membuat Branding Terlalu Berlebihan

Sales kit memang bertujuan memperkenalkan perusahaan. Namun, terlalu banyak logo dan tulisan justru dapat membuat produk terlihat kurang menarik.

Gunakan logo secara proporsional.

Pada notebook, logo dapat ditempatkan pada bagian cover. Pada tumbler, logo dapat ditempatkan di bagian tengah. Sedangkan pada tote bag, logo dapat dibuat lebih besar karena area brandingnya lebih luas.

Desain yang sederhana dapat membuat merchandise terlihat lebih profesional.

Perhatikan Packaging Sales Kit

Packaging juga perlu diperhatikan karena menjadi bagian pertama yang dilihat oleh penerima.

Untuk sales kit sederhana, tote bag custom dapat menjadi pilihan.

Sedangkan untuk klien tertentu, perusahaan dapat menggunakan hardbox atau gift box.

Kemasan dapat dilengkapi dengan:

  • Logo perusahaan
  • Kartu ucapan
  • Company profile
  • Informasi kontak
  • Kartu nama sales

Namun, informasi yang dimasukkan sebaiknya tetap relevan dan tidak terlalu banyak.

Hitung Budget Sales Kit

Budget perlu dihitung berdasarkan jumlah sales kit yang akan dibuat.

Misalnya perusahaan ingin membuat 100 sales kit.

Jika rata-rata biaya satu paket adalah Rp100.000, maka estimasi biaya merchandise dan isi paket adalah:

100 × Rp100.000 = Rp10.000.000

Perhitungan tersebut masih dapat disesuaikan berdasarkan jenis produk, kualitas, teknik branding, packaging, dan jumlah pesanan.

Untuk menekan biaya, perusahaan dapat menggunakan kombinasi produk dengan harga yang berbeda.

Misalnya, notebook dan pulpen sebagai produk utama, kemudian gift set premium hanya diberikan kepada klien tertentu.

Buat Beberapa Level Sales Kit

Perusahaan yang memiliki berbagai kategori calon pelanggan dapat membuat beberapa tingkat sales kit.

Sales Kit Basic

Contohnya:

  • Pulpen
  • Notebook
  • Brosur
  • Company profile

Sales Kit Standard

Contohnya:

  • Notebook
  • Pulpen
  • Tote bag
  • Company profile

Sales Kit Premium

Contohnya:

  • Tumbler stainless
  • Notebook premium
  • Pulpen metal
  • Card holder
  • Hardbox

Dengan pembagian tersebut, tim sales dapat memilih sales kit sesuai dengan profil dan kebutuhan klien.

Pilih Supplier Merchandise Kantor yang Tepat

Jika sales kit akan digunakan secara rutin, perusahaan sebaiknya memilih supplier yang dapat memberikan kualitas produk secara konsisten.

Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan adalah:

  • Pilihan produk
  • Kemampuan custom
  • Kualitas material
  • Kualitas cetak logo
  • Pilihan packaging
  • Minimum order
  • Harga
  • Estimasi produksi
  • Kemampuan memenuhi pesanan dalam jumlah besar

Sebelum produksi massal, sample dapat digunakan untuk memastikan produk dan branding sudah sesuai.

Kesimpulan

Merchandise kantor sebagai sales kit dapat menjadi kombinasi antara media branding, perlengkapan marketing, dan bentuk perhatian kepada calon pelanggan maupun klien.

Produk seperti notebook, pulpen, tumbler, tote bag, flashdisk, card holder, dan gift set dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Agar hasilnya maksimal, pilih merchandise berdasarkan target market, fungsi, budget, dan karakter brand. Selain itu, perhatikan desain logo, konsistensi identitas visual, packaging, serta kualitas produk.

Dengan perencanaan yang tepat, sales kit tidak hanya membantu tim marketing dalam melakukan presentasi dan kunjungan, tetapi juga dapat membuat identitas perusahaan tetap terlihat setelah pertemuan selesai.