Blog
3 Macam Bahan Isi Bantal Leher
3 Macam Bahan Isi Bantal Leher
Kalian termasuk tim suka jalan-jalan atau diam di rumah aja? Buat kalian yang suka jalan-jalan, apalagi destinasinya cukup jauh pasti tidak asing dengan bantal leher. Benda empuk satu ini merupakan terobosan yang sangat bermanfaat bagi para traveler. Bantal leher memiliki volume yang lebih kecil daripada bantal tidur pada umumnya. Selain itu, pemakaian bantal leher terbilang cukup praktis. Sesuai namanya, cara menggunakan bantal ini cukup dengan melingkarkannya pada leher dan kalian sudah bisa tidur dengan nyaman. Tapi, pernahkah kalian mencari tahu bahan apa yang membuat bantal leher tersebut terasa nyaman? Yuk, intip beberapa bahan yang bisa dijadikan isi bantal leher!
· Busa
Bahan ini merupakan pengganti pertama kapuk sebagai isian bantal. Dahulu, bantal biasanya diisi dengan kapuk karena sifatnya yang mudah kembali ke bentuk semula setelah dijemur di bawah sinar matahari. Namun, karena bantal dengan bahan kapuk mudah lembap dan berdebu, lama-kelamaan bahan kapuk mulai digantikan oleh bahan busa. Bahan busa sendiri lebih ringan daripada bahan kapuk. Tentu kalian tidak mau, dong, kalau bantal leher kalian berat untuk di bawa? Selain itu, bahan busa lebih mudah menyesuaikan bentuk leher dan kepala. Jadi, pengguna bantal leher dengan isi busa tidak perlu takut bantalnya terasa tidak pas saat dipakai.
Kekurangan dari bahan busa sebagai isi bantal leher terletak pada rasa panas yang sering dikeluhkan oleh penggunanya. Selain itu, pada saat perjalanan kepala kita akan cenderung bergerak ke segala arah akibat dari guncangan. Menggunakan busa sebagai isi bantal leher dinilai tidak mampu menopang leher dan kepala dengan baik karena bentuknya yang mudah berubah. Hal ini tentu dapat menyebabkan ketegangan pada otot leher, apalagi jika kita bepergian jauh
· Dakron
Di antara kalian ada yang memiliki masalah saluran pernapasan? Bagi kalian yang memiliki masalah tersebut, kalian dapat mencoba membeli bantal leher yang berisi dakron. Tak jauh berbeda dengan bahan busa, daktron sebagai bahan isi bantal leher bersifat ringan dan tidak mudah menyerap debu. Bahan ini juga tidak mudah menyerap air yang dapat memicu kelembapan. Bagi orang-orang yang memiliki masalah pernapasan, kelembapan dan debu tentu merupakan hal yang harus dihindari, bukan? Selain itu, bantal yang berisi dakron mudah kembali ke bentuk asalnya setelah dipakai walau dalam jangka waktu yang lama.Â
·        Memory Foam
Jangan berpikir bahwa ini adalah salah satu teknologi canggih yang dijadikan sebagai isian bantal. Bahan isi bantal leher satu ini masih bersaudara dengan bahan busa karena terbuat dari salah satu jenis busa yang bernama polyurethane. Disebut sebagai memory foam karena bahan ini membutuhkan waktu sedikit lebih lama daripada busa untuk kembali ke bentuk semula setelah digunakan. Namun, dengan sifat ini, menggunakan memory foam sebagai bahan isi bantal leher yang berisi akan lebih terasa nyaman dan dapat menyokong dengan lebih baik daripada bahan busa.
Sayangnya memory foam terasa terlalu keras bagi sebagian orang. Hal ini disebabkan oleh tekstur memory foam yang cenderung lebih padat daripada bus. Sehingga bahan isi bantal leher satu ini tidak dapat mengikuti bentuk leher dan kepala sebaik bahan busa.
· Butiran Styrofoam
Mungkin butiran styrofoam cukup familiar untuk dijadikan sebagai bahan isi bantal leher bagi sebagian orang, mengingat sebuah toko menggunakan butiran Styrofoam sebagai bahan isi dari bantal leher yang kemudian menjadi salah satu produk unggulan toko tersebut. Karena bahan ini berbentuk butiran, tentu akan membuat bantal leher lebih mudah menyesuaikan posisi leher dan kepala ketika dikenakan. Tingkat kenyamanannya juga tak kalah bila dibandingkan dengan tiga bahan sebelumnya.
Yang menjadi kekurangan dari penggunaan butiran Styrofoam sebagai bahan isi dari bantal leher ini adalah bunyinya yang cukup berisik. Bentuknya yang berupa butiran membuatnya mudah bergerak dan bergesekan satu sama lain hingga tercipta suara yang bagi sebagian orang cenderung berisik dan menimbulkan ketidaknyamanan,
· Udara
Kalian tidak salah baca judulnya, kok. Memang ada beberapa bantal leher yang menggunakan udara sebagai bahan isiannya. Jika diisi dengan jumlah yang tepat, udara sebagai bahan isi bantal leher akan menciptakan struktur yang kuat ketika digunakan. Keunggulan lainnya yakni udara sebagai bahan isi bantal leher juga tidak akan menimbulkan suara yang dapat mengganggu kenyamanan tidur. Penyimpanannya pun mudah karena setelah digunakan, udara di dalam bantal dapat dengan mudah dikeluarkan lalu bantal dapat dilipat dan disimpan di dalam tas.
Nah, itu tadi informasi mengenai isi bantal leher yang perlu kalian ketahui. Ternyata, bantal leher dapat dibuat dari berbagai macam bahan baik, untuk isi maupun lapisan luarnya, ya? Apakah kalian mulai tertarik untuk membeli lebih banyak bantal leher? Kalian bisa coba memesan bantal leher di Merchandiso sesuai dengan keinginan kalian, lho! Tunggu apa lagi? Yuk, segera kunjungi laman web-nya!